by

Gubernur Sulbar Larang ASN Perjalanan Dinas Demi Mencegah Virus Corona

-News-352 views

Karewata.com_Mamuju- Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar memimpin Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), terkait penanganan dan pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19), Rabu 18 Maret 2020. Pertemuan yang melibatkan semua lini sektor di Sulbar tersebut, berlangsung di ruang rapat lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar.

Gubernur Sulbar pada kesempatan itu, menyampaikan sejumlah himbauan dan langkah- langkah yang harus dilakukan dalam penanganan dan pencegahan terhadap Covid-19, yaitu

Pertama , meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah penularan virus Corona di Sulbar.

Kedua, larangan para pejabat dan ASN di lingkungan Pemprov Sulbar agar untuk sementara tidak melakukan perjalanan luar daerah.

Ketiga, memastikan kesiapan pelayanan pada sarana kesehatan, sesuai protokol medis pencegahan dan penanganan Corona.

Keempat, para petugas kesehatan, harus memberi pelayanan sesuai prosedur dengan sikap ramah dan tanpa diskriminasi. Selanjutnya,

Kelima, masyarakat diimbau membatasi kegiatan di tempat umum, seperti ditempat-tempat rekreasi atau pusat perbelanjaan.

Keenam, para pimpinan Lembaga Pendidikan, di semua tingkatan tetap meminta aktifitas peserta didik yang sementara diliburkan.

Ketujuh, dalam rangka pengawasan terhadap anak-anak, diperlukan peranan para orang tua.

Kedelapan, harus dilakukan pemantauan dan pengawasan untuk mencegah jangan terjadi praktik penimbunan barang.

Kesembilan, harus sudah tersedia dan gunakan dengan maksimal peralatan pendeteksi suhu badan di bandara, pelabuhan, dan di terminal.

Kesepuluh, semua pihak terkait, baik jajaran Pemprov Sulbar dan Pemkab se-Sulbar, begitupun jajaran TNI, Polri, serta Instansi Vertikal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr. Muhammad Alif menyampaikan data-data dari hasil pantauan terhadap orang-orang yang pernah melakukan perjalanan ke luar daerah, di setiap kabupaten di Sulbar. Pertama adalah Mamasa sebanyak 21 orang yang dipantau semua dalam keadaan baik-baik saja. Kedua Polman sebanyak 24 orang, yang sudah dipantau 20 orang dan sementara dipantau empat orang. Ketiga Majene sebanyak 16 orang, selesai pemantauan lima orang dan sementara dipantau sebanyak 11 orang. Keempat Mamuju satu orang dipantau dan sudah selesai, keadaannya baik-baik saja. Selanjutnya, kelima Mamuju Tengah sebanyak 35 orang, yang sudah dipantau 34 orang dan sisanya sementara dipantau, dan keenam Pasangkayu sebanyak 3 orang, selesai pemantauan dua orang dan sisanya masih sementara dipantau. “Ini adalah hasil Tim kerja peninjauan di 30 Januari 2020.

Kami berterimakasih kepada Polda atas kerjasama dan koordinasi dengan memberikan laporan-laporan yang ada”ucap Alif Direktur Rumah Sakit Regional Sulbar, dr.Indahwati Nursyamsi, menyatakan, sebaiknya biasakan cuci tangan atau memakai hand senitizer, di terminal sebelum naik Bus atau dari Bus yang dijaga oleh TNI dan Polri. “Yang masuk di Rumah Sakit itu sudah dibudayakan dahulukan memakai hand senitizer atau mencuci tangan dengan sabun. Hal itu perlu juga dilakukan di terminal,”kata Indah Terkait, ruangan isolasi, Indah mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak tiga ruangan yang dilengkapi AC difilter. “Kami siapkan tiga AC difilter, supaya ruangan isolasi ini betul-betul tidak mengeluarkan Virus Covid-19. Untuk alat-alat tersebut kami sudah lakukan pergeseran-pergeseran anggaran,”tambanya

Sumber : Diskominfo Sulbar

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed